Selasa, 30 April 2013





IMO (dulunya dikenal sebagai Inter-Governmental Maritime Consultative Organization atau IMCO)), didirikan pada tahun 1948 melalui PBB untuk mengkoordinasikan keselamatan maritim internasional dan pelaksanaannya. Walaupun telah didirikan sepuluh tahun sebelumnya, IMO baru bisa berfungsi secara penuh pada tahun 1958. Dengan berpusat di London, Inggris, IMO mempromosikan kerja-sama antar-pemerintah dan antar-industri pelayaran untuk meningkatkan keselamatan maritim dan untuk mencegah polusi air laut.
IMO dijalankan oleh sebuah majelis dan dibiayai oleh sebuah dewan yang beranggotakan badan-badan yang tergabung di dalam majelis tadi. Dalam melaksanakan tugasnya, IMO memiliki lima komite. Kelima komite ini dibantu oleh beberapa sub-komite teknis. Organisasi-organisasi anggota PBB boleh meninjau cara kerja -IMO. Status peninjau (observer) bisa diberikan juga kepada LSM yang memenuhi syarat tertentu.
-IMO didukung oleh sebuah kantor sekretariat yang para pegawainya adalah wakil-wakil dari para anggota -IMO sendiri. Sekretariat terdiri atas seorang Sekretaris Jendral yang secara berkala dipilih oleh Majelis, dan berbagai divisi termasuk Inter-Alia, Keselamatan Laut (Marine Safety), Perlindungan Lingkungan dan sebuah seksi Konferensi.

Badan IMO merupakan majelis yang memenuhi dua-tahunan. perakitan ini terdiri dari semua negara anggota. Dalam selang waktu antara sesi Majelis dewan bertindak sebagai badan pemerintahan. Dewan ini terdiri dari 40 negara anggota yang dipilih oleh majelis untuk jangka waktu tertentu. Komite dari berbagai tugas dan tugas yang disebutkan di atas juga diatur dan diawasi oleh badan-badan pemerintahan. sekretariat memiliki tenaga kerja lebih dari 300 dipimpin oleh Sekretaris Jenderal. Sekretaris Jenderal dipilih oleh Majelis dan memegang jabatannya untuk jangka waktu 4 tahun.
Bidang utama keprihatinan yang organisasi maritim internasional, telah mampu membawa bawah peraturan telah pencegahan kecelakaan, pengaturan standar keamanan untuk kapal dan kapal lainnya (termasuk desain dan bahan) untuk negara-negara anggota untuk mematuhi, menjaga kepatuhan terhadap mendirikan perjanjian keselamatan dan keamanan, pencegahan polusi dan bencana manusia dapat dihindari. IMO juga memfasilitasi kerjasama teknis di antara negara anggota, pengaturan skema audisi dan monitoring untuk aturan-aturan, standar dan kewajiban akhirnya monitoring dan kompensasi dalam hal melanggar salah satu peraturan.

Dengan demikian, organisasi maritim internasional memainkan peran yang sangat penting dalam kemajuan masyarakat modern menuju komersial yang lebih baik dan sehat dan lingkungan transportasi.

Kamis, 18 April 2013


 Archipelagic Regimes in the Law of the Sea


Archipelagic Regimes in the Law of the Sea merupakan Thesis yang ditulis oleh Mohamed Munavvar pada Agustus 1993 yang berjudul. Thesis ini berisi tentang permasalahan pada Negara kepulauan besert solusinya dan  dalam UNCLOS III.Thesis ini berisi tentang kepentingan yang bertentangan pada insular kontrol dan mobilitas maritim dan merupakan inti dari pertanyaan kepulauan dalam hukum laut internasional.kepentingan tersebut tercermin pada klaim status kepulauan yang kecewa terhadap klaim tersebut. kepentingan ini  membuat klaim kepulauan berbeda antara jenis kepulauan dan mereka menentukan sifat klaim masing-masing jenis kepulauan. Konsep kepulauan itu sendiri adalah konsep geografi yang dipinjam dari ilmu geografi oleh para ahli, harus berurusan dengan nusantara tetapi tidak memiliki alat analisis yang dapat digunakan untuk menentukan sifatnya.
“Arcipelago” Istilah kepulauan berasal dari bahasa Italia,dimana Arci (kapten) dan pelago (laut). Akan tetapi sebenarnya yang dimaksud dengan  archipelago itu merupakan istilah yang diguakan dalam geografi yang merujuk pada laut Aegean yaitu antara Yunani dan sebagian kecil Asia dan kemudian beralih arti menjadi pulau yang dikelilingi lautan. Sejak saat itulah archipelago didefinisikan sebagai kumpulan pulau.karakteristik di archipelago sangat luas tergantung pada jumlah, ukuran dan posisi dari pulau-pulau kecil, batuan dan terumbu karang, Contoh dari negara kepulauan seperti Indonesia.
syarat Negara kepulauan ada pada UNCLOS III yang membahas, tentang hak-hak dan batas dari Negara kepulauan, yang memfasilitasi Negara kepulauan dengan banyak syarat dan peraturan,Salah satu faktor utamanya yang perlu dicatat adalah kemunculan  Negara kepulauan itu sebagai hasil dari proses dekolonisasi dari sekumpulan Negara maritime yang independen,yang dimulai dari karakteristik geografisnya menjadi sudut bagi Negara-negara ini untuk mendapatkan kesatuan politik, keamanan dan kesejahterahan ekonomi, maka dari itulah konsep archipelago digunakan untuk mengatasinya.
UNCLOS III secara keseluruhan menyelesaikan permasalan.akan  tetapi di UNCLOS III hanya merujuk pada permasalahan Negara kepulauan yang yang membuat kwati Negara-negara kepulauaan

Rabu, 17 April 2013

Cahaya dan Suara


Cahaya sangat erat kaitannya dengan radiasi elektromagnetik dari masing-masing cahaya yang dipancarkan oleh matahari kemudian dipantulkan oleh air laut,dan merupakan salah satu konsep dari oseanografi fisika.cahaya dapat bergerak lebih cepat dan menmbus atmosfer lebih jauh dari bunyi sehingga dengan adanya cahaya penglihatan menjadi lebih baik.cahaya merupakan salah satu bentuk radiasi elektromagnetik yang bergerak dengan kecepatan yang hamper mendekati 3x108 ms-1 dalam ruang hampa yang berkurang menjaid 2,2x108 ms-1 dalam air laut(supangat,2003).cahaya juga berhubungan dengan visibilitas bawah air yang digunakan untuk mengetahui kekeruhan dan jarak pandang dalam air.
Radiasi elektromagnetik diterapkan dalam proses remote sensing yang terbagi menjadi 2,yaitu remote sensing pasif dan aktif.sensing pasif dengan menggunakan panjang gelombang visible dan dekat dengan infra merah yang lebih panjang dan radiasi gelombang micro untuk memperoleh informasi tentang warna dan produksi pada biologi dan kekeruhan,tempratur dan tutupan es pada permukaan laut.
Disamping itu juga memberikan informasi mengenai kekasaran permukaan akibat angin, gelombang, pasut dan arus dan tipe awan dan jumlahnya serta jumlah uap air di atmosfer. Remote sensing aktif melibatkan transmisi pulsa microwave (radar) dari pesawat terbang atau satelit pada panjang gelombang beberapa cm, yang kemudian diikuti dengan pengukuran dan analisis sinyal yang direfleksikan oleh permukaan. Teknik radar imaging memberikan informasi mengenai kekasaran permukaan laut (pola gelombang dan distribusi gelombang) dan tutupan es. Radar mempunyai kelebihan yaitu dapat menembus awan dan mampu memberikan resolusi tinggi. Seperti diketahui bahwa radiasi elektromagnetik hanya mampu melewati air dalam jarak yang pendek sehingga remote sensing dan fotografi aerial memberikan informasi langsung hanya mengenai air di permukaan dan dekat permukaan tergantung panjang gelombang. Tetapi ada batas penggunaan radiasi elektromagnetik di laut.

Bunyi atau suara
BUmyi merupakan suatu bentuk gelombang dna terbentuk oleh vibrasi yang kemudian menghasilkan zona-zona alternative kompresi.dan rarefraksi Cahaya dan bunyi bergerak seperti gelombang, namun secara fundamental keduanya berbeda, karena cahaya adalah bentuk energi elektromagnetik dan terbentuk dengan efektif melalui ruang hampa dan secara umum kurang baik dengan bertambahnya densitas materi.



Penemuan radar (radio detection and ranging) pada tahun 1953 oleh Robert Watson-Watt juga menerapkan sistem kerja gelombang ultrasonik. Seperti sonar, alat inipun menjadi inspirasi digunakannya ultrasonik dalam bidang obstetri ginekologi kelak. Hanya pemanfaatannya saat itu lebih banyak digunakan untuk kepentingan pelacakan kapal musuh di udara. Perkembangan pemakaian ultrasonik di bidang obstetri ginekologi berikutnya juga tak lepas dari peranan penemuan Sonar merupakan sistem yang menggunakan gelombang suara bawah air yang dipancarkan dan dipantulkan untuk mendeteksi dan menetapkan lokasi obyek di bawah laut atau untuk mengukur jarak bawah laut. Sejauh ini sonar telah luas digunakan untuk mendeteksi kapal selam dan mendeteksi kedalaman, penangkapan ikan komersial, keselamatan penyelaman, dan komunikasidi laut.

Description: kapal

Cara kerja perlengkapan sonar adalah dengan mengirim gelombang suara ke bawah permukaan dan kemudian menunggu untuk gelombang pantulan (echo). Data suara dipancar ulang keoperator melalui pengeras suara atau ditayangkan pada monitor.