IMO
(dulunya dikenal sebagai Inter-Governmental
Maritime Consultative Organization atau IMCO)), didirikan pada tahun 1948 melalui PBB untuk
mengkoordinasikan keselamatan maritim internasional dan pelaksanaannya.
Walaupun telah didirikan sepuluh tahun sebelumnya, IMO baru bisa berfungsi
secara penuh pada tahun 1958. Dengan berpusat di London, Inggris, IMO
mempromosikan kerja-sama antar-pemerintah dan antar-industri pelayaran untuk
meningkatkan keselamatan maritim dan untuk mencegah polusi air laut.
IMO dijalankan oleh sebuah majelis dan dibiayai oleh sebuah dewan yang
beranggotakan badan-badan yang tergabung di dalam majelis tadi. Dalam
melaksanakan tugasnya, IMO memiliki lima komite. Kelima komite ini dibantu oleh
beberapa sub-komite teknis. Organisasi-organisasi anggota PBB boleh meninjau
cara kerja -IMO. Status peninjau (observer) bisa diberikan juga kepada
LSM yang memenuhi syarat tertentu.-IMO didukung oleh sebuah kantor sekretariat yang para pegawainya adalah wakil-wakil dari para anggota -IMO sendiri. Sekretariat terdiri atas seorang Sekretaris Jendral yang secara berkala dipilih oleh Majelis, dan berbagai divisi termasuk Inter-Alia, Keselamatan Laut (Marine Safety), Perlindungan Lingkungan dan sebuah seksi Konferensi.
Badan IMO merupakan majelis yang memenuhi dua-tahunan. perakitan ini terdiri dari semua negara anggota. Dalam selang waktu antara sesi Majelis dewan bertindak sebagai badan pemerintahan. Dewan ini terdiri dari 40 negara anggota yang dipilih oleh majelis untuk jangka waktu tertentu. Komite dari berbagai tugas dan tugas yang disebutkan di atas juga diatur dan diawasi oleh badan-badan pemerintahan. sekretariat memiliki tenaga kerja lebih dari 300 dipimpin oleh Sekretaris Jenderal. Sekretaris Jenderal dipilih oleh Majelis dan memegang jabatannya untuk jangka waktu 4 tahun.
Bidang
utama keprihatinan yang organisasi maritim internasional, telah mampu membawa
bawah peraturan telah pencegahan kecelakaan, pengaturan standar keamanan untuk
kapal dan kapal lainnya (termasuk desain dan bahan) untuk negara-negara anggota
untuk mematuhi, menjaga kepatuhan terhadap mendirikan perjanjian keselamatan
dan keamanan, pencegahan polusi dan bencana manusia dapat dihindari. IMO juga
memfasilitasi kerjasama teknis di antara negara anggota, pengaturan skema
audisi dan monitoring untuk
aturan-aturan, standar dan kewajiban akhirnya monitoring dan kompensasi dalam
hal melanggar salah satu peraturan.
Dengan demikian, organisasi maritim internasional memainkan peran yang sangat penting dalam kemajuan masyarakat modern menuju komersial yang lebih baik dan sehat dan lingkungan transportasi.
Dengan demikian, organisasi maritim internasional memainkan peran yang sangat penting dalam kemajuan masyarakat modern menuju komersial yang lebih baik dan sehat dan lingkungan transportasi.
